Hikmah Isra Mi’raj

Hikmah Isra Mi’raj

Perjalanan Nabi Muhammad ke Langit Ketujuh

Isra Mi’raj merupakan salah satu peristiwa penting bagi kehidupan Nabi Muhammad SAW dan umat Islam. Ada hikmah Isra Miraj yang bisa diambil oleh umat Muslim dari peristiwa ini. Isra Mi’raj terjadi pada tanggal 27 Rajab dalam kalender Hijriah. Tahun ini, 27 Rajab jatuh pada Kamis (11/4). Pada peristiwa ini, Nabi Muhammad SAW melakukan perjalanan di malam hari dari Mekkah ke Baitul Maqdis, Palestina hingga langit ke tujuh atau Sidratul Muntaha.

Atas sederet kejadian tersebut, Allah SWT kemudian menghibur Nabi Muhammad melalui peristiwa Isra Mi’raj. Setidaknya, dari peristiwa tersebut, dapat diambil hikmat Isra Miraj bahwa setelah cobaan yang datang bertubi-tubi akan selalu ada kemuliaan yang menanti. “Allah mencintai orang yang ikhlas. Isra Mi’raj merupakan karunia yang tidak umum, tidak semua hamba Allah mengalami perjumpaan langsung dengan-Nya,” ujar Wahyul.

Tak hanya itu, beberapa kejadian lain dalam peristiwa Isra Mi’raj juga menyiratkan hikmah yang bisa dicatat. Misalnya saja, saat Nabi Muhammad diangkat menuju Baitul Maqdis. Di sana, Nabi Muhammad sempat ditawari minuman susu dan khamar. Namun, Nabi Muhammad memilih susu. Dari sana bisa dilihat, bahwa Rasulullah SAW menyukai hal-hal yang suci, menyehatkan, dan bersih. Khamar sendiri merupakan istilah dalam Islam yang merujuk pada minuman fermentasi yang mengandung alkohol seperti arak.

Tak hanya itu, peristiwa Isra Mi’raj juga mengajarkan umat Islam untuk tidak egois. Hal ini terlihat saat Nabi Muhammad bertemu dengan Allah SWT. Kala itu, Nabi Muhammad menunjukkan rasa hormatnya dengan membaca awalan doa tahiyat. Allah lalu membalas salam dengan memberikan keselamatan dan rahmat kepada Nabi Muhammad. Tak berhenti sampai di situ, Nabi Muhammad kemudian membalas dengan mengucapkan doa untuk seluruh hamba yang saleh.

Peristiwa Penting di Bulan Robi’ul Akhir “Umar bin Khattab diangkat menjadi Khalifah”

4. Umar bin Khattab diangkat menjadi Khalifah

Umar bin Khattab diangkat menjadi khalifah pada tahun 11 H, setelah  wafatnya Abu Bakar As-Shiddiq.

Umar adalah khalifah kedua yang berkuasa pada tahun 634 sampai 644. Beliau juga digolongkan sebagai salah satu Khulafaur Rasyidin. Umar merupakan salah satu sahabat utama Nabi Muhammad SAW.

Pada masa kepemimpinannya, kekhalifahan menjadi salah satu kekuatan besar baru di wilayah Timur Tengah. Selain menaklukan Kekaisaran Sasaniyah, Umar berhasil mengambil alih kepemimpinan dua pertiga wilayah Kekaisaran Romawi Timur. Pembentukan lembaga Baitul Mal menjadi salah satu pembaharuan dalam masa kepempinan Umar di bidang ekonomi. Segala capaiannya menjadikan Umar sebagai salah satu khalifah paling berpengaruh sepanjang sejarah dunia.

Penulis: Agus Ramadhan
Editor: Safriadi Syahbuddin

Peristiwa Penting di Bulan Robi’ul Akhir “Lahirnya Siti Fatimah Az-Zahra”

3. Lahirnya Siti Fatimah Az-Zahra

Kehadiran Siti Fatimah Az-Zahra di muka bumi ini menjadi salah satu peristiwa penting yang terjadi pada bulan Jumadil AKhir.

Kelahiran Fatimah begitu disambut gembira oleh Nabi Muhammad SAW.

Putri kesayangan Nabi ini lahir pada Jumat, 20 Jumadil Akhir 11 H, di Makkah.

Fatimah Az Zahra merupakan putri Rasulullah SAW yang senantiasa mendampingi utusan Allah hingga wafat.

Sejak dini, Fatimah Az Zahra mendapatkan kasih sayang dari Rasulullah SAW.

Tak pelak ia pun diajarkan banyak ilmu, wasiat hingga petuah dari Rasulullah SAW yang juga ayahandanya.

Penulis: Agus Ramadhan
Editor: Safriadi Syahbuddin

Peristiwa Penting di Bulan Robi’ul Akhir “Perang Yarmuk”

2. Perang Yarmuk

Pertempuran Yarmuk adalah perang antara Muslim Arab dan Kekaisaran Romawi Timur pada bulan Jumadil Akhir tahun 636.

Pasukan muslimin yang dikerahkan hanya berjumlah 45.000 orang.

Sedangkan, pasukan Romawi berkekuatan 240.000 orang.

Timpangnya jumlah pasukan tidak membuat pasukan kaum muslimin menyerah begitu saja.

Dalam perang ini banyak para tentara berjatuhan, ada sekitar 3000 lebih pasukan muslim mati syahid pada saat itu.

Namun korban dari tentara Romawi Timur juga tidak kalah banyak, justru malah mereka yang lebih banyak memakan korban.

Pada perang ini, pasukan Islam di pimpin oleh seorang panglima yang sangat handal yaitu Khalid bin Walid.

Beliau tidak pernah kalah dalam semua peperangan yang ia pimpin hingga beliau bergelar “saifullah”

Penulis: Agus Ramadhan
Editor: Safriadi Syahbuddin

Peristiwa penting di Bulan Jumadil Akhir “Wafatnya Abu Bakar As-Shiddiq”

1. Wafatnya Abu Bakar As-Shiddiq

Bulan Jumadil Akhir menjadi bulan dimana semua umat Islam sangat terpukul.

Sebab pada bulan tersebut khalifah pertama dalam islam, yaitu Sayyidina Abu Bakar As-Shiddiq wafat.

Beliau wafat tepat pada tanggal 21 Jumadil Akhir 13 H,  23 Agustus 634 Masehi, di usia beliau yang ke-63 tahun.

Sayyidina Abu Bakar merupakan salah satu sahabat Nabi Muhammad SAW dan juga termasuk orang yang memeluk islam paling awal.

Sebagai pemeluk awal Islam,Abu Bakar telah mengambil berbagai peran besar dalam menyebarkan ajaran Isla,.

Melalui ajakannya, Abu Bakar berhasil mengislamkan banyak orang yang di kemudian hari orang tersebut menjadi tokoh-tokoh penting dalam sejarah Islam.

Di antaranya adalah Utsman bin ‘Affan yang kemudian menjadi khalifah ketiga.

Abu Bakar juga turut serta dalam berbagai perang seperti Perang Badar (624 M/2 H) dan Perang Uhud (625 M/3 H).

Sayyidina Abu Bakar dimakamkan di rumah putrinya Aisyah di dekat Masjid Nabawi, di samping makam Nabi Muhammad SAW.

Penulis: Agus Ramadhan
Editor: Safriadi Syahbuddin

Beberapa Peristiwa yang Terjadi pada Jumadil Akhir

Asslammualaikum wr wb

Bismillahhirrohmannirrohim

Para saudara yang senantiasa di cintai Allah , Tahukan kalian mengenai bulan Jumadil Akhir .?

Dalam kalender hijriyah, bulan jumadal akhir adalah bulan ke 6. Bulan ini memiliki beberapa keutamaan yang tidak di miliki oleh bulan bulan lahin semisal bulan muharram, ramdhan dan lain sebagainya, namun bukan berarti bukan bulan yang lain tidak memiliki keutamaan, hanya saja keutamaan di bulan jumadal akhir ini tidak ada dalam bulan bulan lain.

Peristiwa apakah yang terjadi dibulan Jumadil Akhir .?

1 Jumadil Akhir: Awal turunnya wahyu
3 Jumadil Akhir: Wafat Fatimah Az-Zahra, Putri Nabi saw.
13 Jumadil Akhir: Wafat Fatimah binti Hazm (Ummul Banin)
20 Jumadil Akhir: Wiladah Fatimah Az-Zahra (putri Nabi Muhammad saw.)
21 Jumadil Akhir: Wafat Zainab binti Ali
Bulan jumadil akhir adalah bulan dimana orang orang islam sangat terpukul sebab meninggalnya khalifah pertama dalam islam, yaitu sayyidina abu bakar ash shiddiq . beliau wafat tepat pada tanggal 22 jumadil akhir tahuh 13 H, usia beliau genap 63 tahun. Sayyidina abu bakar adalah salah satu sahabat nabi dan juga termasuk orang orang yang beriman di masa awal. Sayyidina abu bakar adalah sahabat yang sangat dermawan, bahkan beliau menginfak kan seluruh hartanya agama islam, namun usia beliau berakhir pada bulan jumadil akhir dan ini yang membuat bulan jumadil akhir memiliki keutamaan yang tidak di miliki bulan lain.

Bulan jumadil akhir adalah bulan dimana khlifah ke 2 sayyidina umar bin khattab di lantik untuk menggantikan khalifah abu bakar. Sebelum sayyidina umar masuk islam,beliau adalah termasuk orang yang sangat menentang kepada agama islam, namun dengan berjalannya waktu Allah SWT memuliakan agama islam dengan masuknya sayyidina umar. Ini juga merupakan keutamaan bulan jumadil akhir.

Pada bulan jumadil akhir ini terjadilah salah satu perang terbesar dalam islam yaitu perang yarmuk. Perang ini adalah perang antara orang orang islam dengan orang Romawi, dalam perang ini banyak para tentara berjatuhan ada sekitar 3000 lebih pasukan islam mati syahid pada waktu itu, namun dari rum tidak kalah banyak, justru malah lebih banyak korban dari mereka. Pada perang ini tentara islam di pimpin oleh seorang panglima yang sangat handal yaitu Khalid bin walid beliau tidak pernah kalah dalam semua peperangan yang ia pimpin hingga beliau bergelar ” saifullah”

Demikianlah peristiwa-peristiwa yanga terjadi di bulan Jumadil Akhir . Semoga penjelasan tentang peristiwa-peristiwa ini bermanfaat bagi para pembacanya dan semoga senantisa Allah menunjukan jalan kebenaran kepada kita semua .

Keistimewaan Bulan Jumadil Akhir

Keistimewaan Bulan Jumadil Akhir

Ada banyak peristiwa penting yang terjadi pada bulan Jumadil Akhir. Salah satunya adalah ketakinan bahwa pada bulan ini, malaikat Jibril turun menemani Rasulullah Saw. Bulan ini diyakini juga sebagai bulan kelahiran putri Rasulullah Saw, Sayyidah Fatimah.

Selain itu, di bulan Jumadil Akhir juga pasukan Islam meraih kemenangan dalam menundukkan kekuasaan Byzantium atau Roma. Kemenangan tersebut diketuai oleh Khalid bin Walid, seorang tentara Islam yang terkenal saat itu.

Berkat kecerdikan dan strategi yang ia miliki, Khalid bin Walid berhasil mengalahkan tentara Byzantium yang jauh lebih banyak dibandingkan dengan tentara Islam.

Jumadil Akhir

Jumadil Akhir ialah salah satu bulan Islam yang memiliki banyak keutamaan. Di bulan ini, seorang muslim juga disarankan untuk melakukan ibadah-ibadah yang bisa mendatangkan pahala.

Para ulama menyebutkan bahwa ada beberapa ibadah yang dapat dilakukan kaum muslimin pada bulan Jumadil Akhir agar semakin dekat dengan Allah Swt.

Berikut ini beberapa amalan ibadah yang bisa dilakukan pada bulan Jumadil Akhir yang dikutip dalam buku ‘Kalender Ibadah Sepanjang Tahun’ oleh Ustadz Abdullah :

1. Sholat Sunnah Malam

Sholat sunnah malam pada tanggal 1 Jumadil Akhir sangat dianjurkan. Sholat sunnah tersebut dilakukan sebanyak dua rakaat dengan membaca surat Al-Fatihah dan surat pendek lain pada setiap rakaatnya. Kemudian setelah salam, dianjurkan memperbanyak istighfar.

2. Sholat Sunnah Tanggal 10 Jumadil Akhir

Sholat sunnah tanggal 10 Jumadil Akhir ini dilakukan dengan cara:

– Dilaksanakan sebanyak 12 rakaat dengan 6 kali salam.

– Pada setiap rakaat, setelah membaca surat Al-Fatihah, membaca surat Al-Quraisy.

– Setelah salam, dilanjutkan membaca surat Yusuf.

3. Sholat Sunnah pada Hari Akhir Bulan

Pada akhir bulan Jumadil Akhir, disunnahkan melakukan sholat sunnah sebanyak empat rakaat dengan dua salam atau juga bisa satu salam. Sholat sunnah dilakukan setelah sholat maghrib, kemudian setelah salam membaca tasbih sebanyak-banyaknya.

4. Berpuasa Ayyamul Baidh (Tanggal 13, 14 dan 15)

Puasa yang dimaksud adalah puasa pertengahan bulan, yaitu pada tanggal 13,14 dan 15 atau yang sering disebut dengan puasa Ayyamul Baidh.

Memahami Makna Sabar

Mengutip Ensiklopedi Tasawuf Imam Ghazali karya Luqman Junaedi, sabar memiliki arti yang cukup luas. Sabar tidak hanya dilakukan ketika seseorang tertimpa musibah. Tetapi, apa pun pekerjaan yang dilakukan dan diterima harus dibarengi dengan sikap sabar.

Sabar bisa berarti dapat menahan diri untuk tidak melakukan hal-hal yang bertentangan dengan hukum Islam. Menahan diri dalam keadaan lapang dan keadaan sempit dan dari hawa nafsu yang menggoyahkan iman.

Sabar adalah salah satu tingkatan maqamat yang harus dilalui oleh setiap manusia yang beriman. Manusia yang ingin berada dalam jalan Allah SWT akan melalui jalan tersebut dengan sabar.

Masih dalam buku yang sama, menurut Sahla, sabar adalah mengharapkan kebahagian dari Allah dan sesuatu yang paling mulia juga utama. Menurut sufi lain, sabar adalah berlaku sabar dengan kesabaran dengan artian tidak mencari kebahagiaan dan kesenangan dalam bersabar.

Sedangkan, menurut pendapat Abu Ismail al Harawi dalam Kitab Manazil as- Sairin, sabar adalah menahan diri dari hal-hal yang tidak disenangi dan menahan lisan agar tidak mengeluh dan sabar yang paling lemah adalah sabar karena Allah.

Meski demikian, Ibnu Taimiyah mengatakan sabar dalam menghadapi musibah merupakan sikap sabar yang paling mendominasi. Jika seseorang memiliki stres, risih, resah, dan susah maka sebaik-baiknya senjata adalah bersabar

Saking pentingnya sikap sabar bagi setiap manusia, Allah menyebut kata sabar dalam Alquran sebanyak 70 kali. Sedangkan, ungkapan Allah yang khusus diperuntukkan bagi mereka yang bersabar tertuang setidaknya melalui 16 ayat Alquran yang berbeda-beda.

Di antaranya, surah al-Baqarah ayat 45. Allah meminta segenap hamba-Nya agar menjadikan shalat dan sabar sebagai media pelipur lara. “Dan mohonlah pertolongan terhadap Allah SWT dengan sabar dan shalat.”

Dari 16 ayat tersebut, tersarikan segudang hikmah dan manfaat bersabar. Hikmah  bersabar tersebut, antara lain, Allah memuji orang sabar sebagai golongan orang yang beriman dan bertakwa. Kemudian, orang yang tidak dapat bersabar merupakan orang yang lemah dan bersedih.

Allah mencintai orang-orang yang bersabar, Dia akan selalu dekat dengan orang yang bersabar, memberikan kebahagiaan pada orang-orang yang bersabar, serta Allah akan memberikan pahala dan ganjaran yang tanpa batas bagi orang-orang yang bersabar.

Selain itu, sabar bisa dikategorisasikan secara garis besar ketiga bagian yang utama, yaitu pertama, sabar karena pertolongan Allah. Artinya, seseorang mengetahui kesabaran karena pertolongan-Nya. Dan, Allahlah yang menganugerahkan kesabaran kepada hamba-Nya.

Kedua, sabar untuk Allah SWT. Maknanya, pendorong umat untuk bersabar adalah karena cinta pada-Nya. Penuh harap dan mendekat dengan berbagai ragam ketaatan kepada-Nya. Bukan hanya untuk memperlihatkan jiwa yang kuat dan ketabahan terhadap manusia lain ataupun tujuan lain.

Ketiga, sabar beserta Allah. Yakni, sabar yang dilakukan sesuai dengan hukum-hukum Allah. Sehingga, dia dapat menegakkan hukum Allah sekuat tenaga, pikiran, dan hatinya.

Terkait hukum bersikap wajar, tapi berdasarkan konsensus ulama, hukumnya wajib. Karena pada hakikatnya, menurut Islam, iman seseorang terbagi dua bagian, separuhnya terdapat kesabaran dan sebagiannya lagi terkandung rasa syukur.

7 Manfaat Rajin Membaca Alquran

7. Membaca Al-Qur’an mampu menjadi penuntun ke jalan kebenaran, kebaikan dan keselamatan

Sebagai pedoman hidup umat islam, Aquran adalah tuntunan kita mendekatkan diri kepada Allah SWT. Keberkahan dan manfaat akan didapatkan apabila kita ikhlas, rutin dan mampu mengamalkan isi kandungannya dalam kehidupan sehari-hari.

Berpegang teguh pada Alquran akan membuat diri kita selamat dan dijaga oleh Allah SWT. Sebagaimana diterangkan dalam Alquran surat Al Isra ayat 9:

“Sesungguhnya Al-Qur’an ini memberikan petunjuk kepada (jalan) yang lebih lurus dan memberi khabar gembira kepada orang-orang mu’min yang mengerjakan amal saleh bahwa bagi mereka ada pahala yang besar.”

Itulah tujuh manfaaat membaca Al-Qur’an. Selain membacanya, jangan lupa juga pahami artinya, sehingga kamu berkeinginan untuk mengkajinya lebih dalam lagi, ya.